PANTAI LEMBUPURWO

PANTAI LEMBUPURWO : ASRINYA PANTAI LAUT KIDUL


Pantai Lembupurwo merupakan salah satu pantai yang terdapat di kabupaten Kebumen bagian timur. Lokasinya di desa Lembupurwo kecamatan Mirit sekitar 10 km dari kota Prembun atau 1,5 km ke selatan dari jalur alternatif Jogja-Jakarta. Hampir berbatasan langsung dengan kabupaten Purworejo. Jalan untuk ke sana sudah diaspal sehingga cukup mudah untuk dilalui dengan motor maupun mobil.

gumuk pasir

Pantai Lembupurwo masih cukup perawan dan tidak perlu membayar retribusi untuk masuk ke sana. Pemandangan di sana cukup bagus. Kita akan melewati daerah perkebunan milik warga yang ditanami melinjo, jagung, cabe, kelapa, jambu mete, dan juga semangka. Setelah  itu medan mulai berganti dengan gunungan pasir sekitar 50 meter. Cukup panas juga ketika matahari bersinar terik, untuk itu jika ke sana siang hari saya sarankan untuk membawa payung.

kali Buntu
Medan gunungan pasir selesai, kita akan turun melewati segara kali buntu sebelum akhirnya sampai di tepi pantai. Kali buntu ini seperti danau kecil yang terbentuk ketika air pasang. Di sana banyak ikan-ikan kecil, kepiting dan aneka kerang. Karena dangkal, banyak yang sering mandi di situ ketika selesai berenang di laut dan ada beberapa kapal wisata yang dapat mengantarkan kita berkeliling danau (di musim lebaran). Di sini tidak perlu takut kepanasan karena di sepanjang segara anakan telah dijadikan area konservasi cemara laut oleh KKN UGM Yogyakarta dibantu warga sekitar dan siswa SMA N 1 MIRIT sejak tahun 2007/2008 lalu. Selain itu kini juga mulai ditanami tanaman bakau. Bisa dibayangkan bukan beberapa tahun kedepan akan menjadi seperti apa? Pasti lebih sejuk lagi.

Menginjak pantainya, kita akan disambut pasir hitam bersih yang cukup luas dan dengan garis pantai yang panjang dari ujung timur hingga ujung barat. Lautnya bersih, berwarna biru dan berombak besar. Jika kita berjalan terus ke timur nantinya kita akan bertemu dengan muara sungai Gentan. Biasanya jika di hari libur, seperti hri minggu atau hari raya, pantai ini selalu ramai dan ada beberapa pedagang yang akan berjualan di tepi pantai di gubuk-gubuk kecil. Tempe mendoannya tak perlu diragukan lagi rasanya, apalagi jika masih hangat. Ada juga rempeyek undur-undur (binatang sejenis crustacea, rasanya agak mirip udang) yang khas Pantai Lembupurwo, kita dapat menikmati sunrise dan juga sunset yang tak kalah dengan tempat lain jika cuacanya bagus. Kita bisa bermain bola, layang-layang, membangun istana pasir atau juga teriak-teriak untuk menghilangkan kekesalan di dalam hati. Orangnya juga ramah-ramah, walaupun mereka agak susah untuk berbicara dalam bahasa Indonesia. Mereka menggunakan bahasa jawa dengan logat khas daerah mereka yang sering disisipkan kata “yuu”. Yang kalau dalam bahasa indonesia seperti kata “kan” untuk mempertegas kalimatnya.

bermain pasir di pantai

Rute jika naik kendaraan umum : naik Kopada berwarna kuning dari depan pasar Kulon Prembun. Cukup membayar 3-4 ribu. Turun hingga di poolnya, pas di perempatan dekat balai desa Lembupurwo baru dilanjutkan jalan kaki ke selatan sekitar 2km. Jika tidak mau jalan kaki, banyak ojek yang tersedia di situ.

Ketika datang jangan lupa untuk membeli emping mlinjo untuk oleh-oleh karena daerah ini merupakan penghasil emping mlinjo yang cukup bagus dan rasanya enak. Selain itu juga penghasil gula merah yang berkualitas.

Saran saya sebelum datang ke tempat ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya sebagai berikut:
  • Usahakan datang ketika pagi atau sore hari untuk menghindari  panas teriknya matahari.
  • Jika ingin datang pada siang hari, jangan lupa bawa payung atau topi agar tidak terlalu panas dan menghindari kulit gosong.
  • Bawalah air minum sendiri jika tidak berencana membeli minum di sana.
  • Bawalah tikar jika hendak duduk-duduk santai di sana, bisa juga bersantai di bawah pohon cemaranya.
  • Usahakan memakai sandal jepit agar tidak terlalu repot jika berjalan dipasir.

Peringatan :
  • Berombak besar ketika mulai tengah hari hingga malam. Jangan membiarkan anak kecil bermain tanpa pengawasan takutnya nanti terseret ombak.
  • Berangin kencang.


SELAMAT BERKUNJUNG....

0 komentar:

Poskan Komentar